Rabu, 27 Januari 2010

Selingan

Aku ingin mendengar suaranya, kata-kata bijak miliknya di antara segala kericuhan negatif di sekitarku. Di antara pikiran-pikiran buruk, di antara kebencian yang mengepungku.

Aku ingin dia memantapkan langkahku untuk berjalan di jalan yang satu. Aku ingin dia ada di sini. Sekarang.

130206

Yang akan kurindukan dalam setiap waktuku... Kamu

Aku Bisa Mencintaimu dengan Mudah (Jika kau memberiku kesempatan)

Uwahhh... Ini dia salah satu lirik lagu yang kusukai. Ugh, rasanya malah kayak curhat... Hehehe ..^_^..

I Can Love You Easy

(Christian Bautista)


WE’VE BEEN CONNECTED ALL THIS TIME

BY AN INVISIBLE STRING ATTACHED FROM YOUR HEART TO MINE

WE CIRCLE THE OBVIOUS LIKE SATELLITES THAT ROAM AROUND THE EARTH

NO, I’M NEVER GONNA LET YOU GO


I CAN LOVE YOU EASY IF YOU GIVE ME THE CHANCE

SUDDENLY WE FEEL SO CLOSE AND IT HAPPENED SO FAST

LETS TAKE TONIGHT

THIS HEART CAN'T LIE

BELIEVE ME

BABY I CAN LOVE YOU EASY


I HEAR YOU SPEAK AND IT’S LIKE A SONG

THE FUNNY THING IS I THINK WE BOTH KNEW IT ALL ALONG

WE CIRCLE EACH OTHER JUST LIKE CHILDREN ON A CROWDED CAROUSEL

OH, IT’S A STORY WE HAVE TO TELL


WE GOT SO USED TO THINKING THAT ONE IS ALWAYS FAR

LOVE HAS A WAY OF KNOWING EXACTLY WHERE YOU ARE


Selingan

Pikiranku tak lagi jernih. Buram suram. Fatamorgana merajai mata, mampu membuatku merasakan ilusi. Tentang dirinya yang menanam prasangka di hatiku.

130206

Untuk yang menanamkan prasangka di hatiku...

"Bandung Bondowoso"

Pada tau Bandung Bondowoso nggak? Pastinya tau lah... Itu tuh, yang menyanggupi membangun 1000 candi buat Roro Jonggrang.

Demikianlah pula celetukan dari mas-mas anggota kelompokku pas ngerjain tugas tadi malam. Mungkin yang dimaksud adalah kita-kita yang bernasib sama dengan Si Bandung. Baik dari deadline atau hasil dari pekerjaannya (menurutku).

Si Bandung berusaha membangun 1000 candi dalam waktu semalam. Serupa dengan nasib kami yang juga lembur demi "membangun" laporan dalam rangka ujian akhir semester. Sebenarnya tugas-nya sudah diberitahukan sejak lama, cuma kita-kita aja yang bandel dan "kabur" (pinjem istilah ya, Os...), nggak ngerjain dari kemarin-kemarin. Mungkin juga kita ini adalah sekumpulan manusia yang suka banget jadi snowball (Tapi mungkin pada akhirnya snowball nabrak bebatuan truz malah ancur berkeping-keping). Yah, jadilah kita lembur kayak tukang ronda demi tugas.

Pertama-tama temen-temen dah pada kumpul di kosku. Nongkrong, ngomongin apa aja yang mau dikerjain, sampai hotspot-an mumpung sinyalnya lewat. Ketika jam mulai menunjukkan jarum panjangnya ke angka 12 dan jarum pendek ke angka 10, kita ngungsi ke kontrakannya salah satu personil kelompok. Tibalah saat-saat yang dinanti-nantikan. Ngerjain tugas. Namanya juga anak muda, kalo kumpul-kumpul pastinya malah rusuh. Jadinya kita ngerjain tugas sambil ngobrol ngalor ngidul sambil bercanda.

Truz ada mas yang tanya, " Eh, ono jeneng kelompok-e ga? (eh, ada nama kelompoknya nggak?)".
" Kelompok 2 paling-paling Mas...(mungkin kelompok 2 Mas…)". Mengingat kelompok kami memang ada pada urutan ke 2.
Piye nek jenenge kelompok Bandung Bondowoso wae? (bagaimana kalau namanya kelompok Bandung bondowoso saja?)”, jawabnya.

Entah darimana dia mendapat ide tersebut (sebenernya aku lupa, hehehe…). Tapi mungkin dikarenakan kondisi kita yang seperti Bandung Bondowoso membangun 1000 candi demi Roro Jonggrang dalam waktu semalam.

Pulang ke kos jam 4 pagi. Huuu… Dingin… Hotspot-an sebentar, trus bobo’ sebentar, bangun, mandi sebentar, belajar sebentar (ada ujian sebelum presentasi), ujiannya lama. Soal-soalnya sulit sich…(Ampun... Ngulang koq nggak mudheng-mudheng...)

Sayangnya, seperti kisah Bandung Bondowoso yang tidak berakhir bahagia karena berkat “kecerdasan” Roro Jonggrang, kisah kami pun berakhir dengan agak sengsara.
Presentasi plus diskusi kami mendapat kritik yang tajam (cie…). Yah, sopo sing nandur, de’e sing ngundhuh (siapa yang menanam, dia yang menuai). Maklumlah, hasil kerja hanya semalam. Nggak dibantuin jin sich… Hehehe…
Tapi apa mau dikata, nasi telah menjadi bubur…

Di balik itu semua, ada nilai-nilai yang bisa kuambil.
Nilai kebersamaan. Meski harus ngantuk-ngantuk ria, kami, satu kelompok tetap berjuang bersama. Tidurnya aja pake shift
Trus nilai keterbukaan. Nah, ini yang bikin rada-rada gimana… Gitu… Soalnya aku merupakan salah satu korban interogasi. Kami (jumlahnya tiga orang), saling bercerita tentang diri kami masing-masing. Biasalah, udah malem, pikiran ngeblank alhasil aku cerita kayak orang lagi fly. Fuh… Ketauan dech aibku…

Demikianlah kisah kami, kelompok 2 pada ujian mata kuliah Kajian Seni Rupa Anak. Kita hanya bisa berdoa agar nilai mata kuliah tersebut bisa A. Amin…

160709
diubah pada
190110
Thanks to Kelompok 2 “Bandung Bondowoso”
Mas Firdaus, Mas Bayu, Osy, Nadia, Fikri.
Maju terus pantang mundur!!!

Selasa, 19 Januari 2010

Suatu Ketika di Kendal 17 Desember 2009

Menatap mata merah dan berkaca-kaca
hampir saja membuatku ikut larut dalam suasana

"Aku hanya akan kembali pada rutinitas biasa
sebelum ini," bisikku dalam hati,
mencoba bertahan dari keharuan di sekelilingku
Namun aku juga tahu bahwa pengalaman ini
telah menempaku sedemikian rupa

Tak mungkin aku tak rindu...
Pada wajah yang kutemui setiap hari
Pada senyum merekah yang kulihat berkali-kali
Pada suara-suara yang kudengar hingga hafal
Sehingga terasa meresap di diriku
Ikut mengalir bersama aliran darahku
mengikuti detak jantungku
pada setiap tarikan nafasku

Mata-mata merah dan berkaca-kaca
Kini kutatap dengan pandangan kabur...

Semarang, 190110
remake dari
Kendal, 171209

Untuk yang telah bersamaku hingga meresap di diriku...

Falling In Love

Waktu buka-buka catatan lagu punya Mb Ik, aku nemu lagu yang pas buat cewek-cewek yang sedang kasmaran. Aku suka liriknya meski belum tahu lagunya kayak gimana. Hehehe...

Nyanyian Kasmaran
(Ebiet G. Ade)

SEJAK ENGKAU BERTEMU LELAKI BERMATA LEMBUT
ADA YANG TERSENTAK DARI DALAM DADAMU
KAU MENYENDIRI DUDUK DALAM GELAP
BERSENANDUNG NYANYIAN KASMARAN
DAN TERSENYUM ENTAH UNTUK SIAPA
NAMPAKNYA KAU TELAH MABOK KEPAYANG
KEPARAT LAGI DENGAN ANGAN-ANGAN
KAU UKIR MALAM DENGAN BAYANG-BAYANG

JANGAN HANYA DIAM KAU SIMPAN
DALAM DUDUK TERMENUNG
MALAM YANG KAU SAPA LEWAT TANPA JAWAB
BERSIKAPLAH JUJUR DAN TERBUKA
TUMPAHKANLAH PERASAAN YANG SARAT
DENGAN CINTA YANG PANAS BERGELORA
BARANGKALI TAKDIR TELAH BICARA
IA DIPERUNTUKKAN BUATMU
DAN PANDANGAN MATANYA MEMANG BUATMU

MENGAPA HARUS SEMBUNYI DARI KENYATAAN
CINTA KASIH SEJATI KADANG DATANG TAK TERDUGA
BERGEGASLAH BANGUN DARI MIMPI
ATAU ENGKAU AKAN KEHILANGAN KEINDAHAN
YANG TENGAH ENGKAU GENGGAM
ANGGAP SAJA TAKDIR TELAH BICARA
IA DATANG DARI LANGIT BUATMU
DAN PANDANGAN MATANYA
KHUSUS BUATMU
DU... DU... DU
DU... DU... DU
DU... DU... DU
DU... DU... DU

Jumat, 15 Januari 2010

Sunyi Senyap

Walah, koq di kos dah sepi ya? Ini aja tinggal aku ma temenku doank.
Huhuhu... Apakah aku harus melalui hari-hari seperti dulu...? Sendirian di kos, nggak ada temennya. Fuh, bosen banget...

Selingan

Ada kalanya kata-kata harus ditelan begitu saja
Karena jika terlisan, hanya akan menyebabkan luka

050708

Aku adalah Bunga Matahari

Aku adalah Bunga Matahari
Aku adalah bunga matahari
yang selalu iri

dengan terangnya cahaya matahari

Aku adalah bunga matahari

yang selalu kagum
dengan indahnya sinar matahari


Aku adalah bunga matahari
yang tak akan pernah bisa

menjadi matahari

010608