Rabu, 16 Juni 2010

Catatan Perkuliahan (070610)

Haghaghag...!!!

Kepikiran kalo aku hari ini (jam 7 pagi) bener-bener jadi moderator, sampai bela-belain mandi jam setengah lima di Salatiga.
Huah, kebayang dinginnya kan??? Brrr....
Habis itu siap-siap balik ke Semarang. Jam 5 lebih baru lepas landas dari kosnya Mb Ik.

Waduw.... Busnya (bus ekonomi) penuh semua....
Setelah memutuskan untuk naik bus PATAS aja, eh malah nggak ada yang mau berhenti! Hikz....
Waktu terus bergulir (cie...) .... Akhirnya jam setengah enam baru naik bus.
Hoaemm.... Ngantuk, duingin.... Untungnya aku nggak dapat tempat duduk alias berdiri, jadinya nggak ketiduran dech.... Hehehe ..^_^..

Sejuknya udara pagi sangat menyenangkan, sayangnya nggak ditunjang oleh segarnya udara.

Snif snif.... Ini bau polusi ya???
Hfff....Maklumlah, sepanjang jalan penuh dengan kendaraaan dan pabrik-pabrik di pinggir jalan itu.

Baru sebentar menikmati nikmatnya duduk (sekitar 15 menit), bus tiba-tiba merapat dan berhenti. Dari bangku penumpang yang ada di tengah, aku bisa melihat asap mengepul dari bagian kanan bus.

"Gak po-po (Nggak apa-apa), " pikirku.
Tapi kemudian kulihat kepulan asap juga keluar dari mesin bus di samping supir.
WADUH!!!

"Ayo, ayo mudhun!!! Ganti bis! Oper, oper! (Ayo, ayo turun!!! Ganti bus! Oper, oper -pindah ke bus yang lain-!), " seru awak bus.

Batu kali ini aku menyaksikan kepanikan secara live. Bener-bener bikin aku takut. Imajinasi-imajinasi liar menggerogoti pikiranku. Mebayangkan busnya terbakar dan meledak membuatku bergegas keluar serta berjalan sejauh-jauhnya. Eh, tapi sudah ada bus lain ding.... Otomatis aku masuk ke situ. Habis, yang lain (orang-orang se-bus-ku yang berasap) juga masuk situ sich....

Nyampe juga di Ungaran....
Walah, angkot-nya nge-tem (berhenti buat nunggu penumpang). Malez dech.... Mending jalan agak jauhan biar dapet angkot yang langsung berangkat. Tapi koq pada nggak mau berhenti ya???
Syukurlah, akhirnya ada yang mau berhenti demi diriku ini. Khikhikhi....
Oh ya, jam tanganku menunjukkan sekitar pukul 07.05. Aku agak-agak tenang, soalnya aku tahu kalo jam itu lebih cepat bebarapa menit. Hehehe....
Setelah dag dig dug di dalam angkot, nyampe juga di kos. Bergegas masuk ke kamar, hingga Tania bilang, "Eh, Riza nembe wae soko kene (Eh, Riza baru saja dari sini)".
Wah, berarti kalo aku berangkat sekarang nggak pa pa nich....
Jam tangan menunjukkan pukul 07.25.
Berbekal nekat, aku segera menuju ke kampus.

Ah, ternyata orang yang mau kugantiiin jadi moderator udah ada di depan, seminar pun kelihatannya udah separuh jalan. Ah....

Walah, setelah nyadar, ternyata dia sebenernya jadi penulis, nggak jadi moderator.

Artinya:
AKU SEBENERNYA BISA BOLOS!!!

Haghaghag...!!!