Minggu, 30 Mei 2010

Bukan Cari Pertemanan, Malah Cari Permusuhan....

Kita tentunya masih ingat dengan kasus Prita Mulyasari yang mungkin hanya karena keinginan curhat, malah digelandang masuk bui. Lalu masih ada berbagai kasus lain yang berhubungan dengan penyalahgunaan media informasi.

Kini kita telah berhadapan dengan era globalisasi yang tentunya memudahkan kita dalam menjaring informasi. Mulai dari mencari tugas sampai mencari teman dalam dunia maya.

Salah satu yang marak akhir-akhir ini adalah situs jejaring sosial.
Aku akan mengurai suatu peristiwa dalam penggunaan situs tersebut. Namun, bukannya menjaring teman, yang ada malah menjaring musuh.

Membaca status di jejaring sosial seolah-olah kita mendengar apa yang orang katakan, sekalipun mereka tidak mengeluarkan suara. Namun, apakah kita berpikir terlebih dahulu sebelum menulisnya???

Seringkali kita menulis status (bagi pengguna jejaring sosial) sesuai dengan apa yang kita alami dan rasakan. Kejujuran memang perlu dan terkadang menyakitkan. Tapi jika "perkataan" kita itu terlalu vulgar dan tidak ada tata kramanya, apakah itu layak untuk dipublikasikan kepada khalayak ramai? Mungkin ada yang menjawab layak, namun aku akan lebih setuju dengan jawaban tidak layak. Apalagi jika "perkataan" tersebut berasal dari sesosok makhluk dengan kodratnya terlahir sebagai makhluk yang indah. Hal tersebut pasti akan memberikan nilai minus tersendiri kepadanya.

Perkataan tersebut sangat menorehkan luka yang dalam di hati kami. Ya, kami mengakui kalau kami salah. Tapi seharusnya bukan dengan cara demikian ia menyampaikan pendapatnya, dan bukan dengan kalimat yang sedemikian buruknya.
Hal tersebut tentunya mengundang amarah kami. Satu per satu dari kami mengungkapkan emosinya dengan cara serupa. Mata dibalas mata, nyawa dibalas nyawa (cie...). Tapi tenang saja, tidak akan se-ekstrim itu kok.... Cuma perumpamaan saja. Hehehe....

Gantian ia tidak terima. Namun siapa sich yang kuat jika sendirian, sementara kami menyerang beramai-ramai??? Ia menyerah, menghapus "perkataan"nya tersebut.

Meskipun status tersebut telah dihapus, akan tidak bisa menghapus luka yang terlanjur tertoreh dalam hati. Ibarat gelas yang pecah, mungkin bisa dilem lagi, namun gelas tersebut takkan sama seperti sedia kala....


Ojo rumongso iso, iso'o rumongso (Jangan merasa bisa, tapi bisalah merasa).

Selasa, 25 Mei 2010

Suwe Ora Jamu (Suwe Ora Ketemu)

Ohohoho.... Suwe ora nongol ing blog (lama nggak nongol di blog).... Rasanya kangen juga....
Maklumlah sekarang baru sibuk-sibuknya (sok sibuk, hehehe...). Pokoknya agenda bulan Mei full banget. Mulai dari tugas yang seabrek, sampai jadwal nyaur utang bobo' (membayar hutang tidur). Hehehe....
Sampai sekarang aku udah hampir tiga minggu di kos, dan minggu ini keliatannya juga belum bisa pulang kampung, karena akhir bulan ada kegiatan yang tak mungkin bisa kutinggalkan (cie...). Semoga aja kegiatan itu bisa berjalan dengan lancar. Amin....

Hmmm.... Kalo udah lama nggak ketemu biasanya cerita apa aja ya???
Cerita tentang kejadian bulan lalu aja dech....

Kejadian bulan April 2010:

1. Kena malam. Oh no!!!
Eits, ini bukan malam sembarang malam, juga bukan malam Minggu, tapi malam panas yang bikin kulit melepuh.
Walah, kulit wajahku yang udah 'cedera', harus menanggung luka lagi. Aduh, perih, panas.... Huhuhu.... Hingga sekarang masih meninggalkan bekas. Hikz hikz....
Dulu pas lukanya masih baru, sering ditanya temen, "Kowe kenopo? (Kamu kenapa?)".
Kujawab, "Keno KDRT (Mengalami KDRT-Kekerasan dalam Rumah Tangga-)". Maklum, lukanya di bagian dekat mata, sekitar tulang pipi, kayak habis kena tampar (bukan tali lho!). Trus bagian lengan juga kena malam, bekasnya kayak kena rokok.
Kaosku juga ikutan kena. Duh, susah bersihinnya....
(Buat Jihan: Maaf, kamu juga ikutan kena....)

2. Diajak temen buat meramaikan suatu acara. Lumayan dech, daripada nganggur. Hehehe....
Beerawal dari SMS temenku yang ngajakin 'turun gunung', akhirnya aku ikut terlibat dech.... Asyik juga acaranya.... Hummm.... Jadi pengen ikut lagi....
(Buat Osy: Kalo ada event lagi, aku mbok ya diajak maneh yo....)

Yah, cuma dua kejadian saja yang kuingat moment-nya....
Ntar kalo aku ingat, ditambah lagi dech.... Hehehe ..^_^..